, ,

Rakor dan Supervisi Pencegahan Korupsi: Pemda Sulut dan KPK Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Bersama

oleh -591 Dilihat

Manado – Rakor dan Supervisi Pencegahan Korupsi: Pemda Sulut dan KPK Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Bersama. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah dan Peningkatan Integritas di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (26/11/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menegaskan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan lembaga antirasuah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Rakor tersebut dihadiri Gubernur Sulut yang diwakili Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo, Sekjen KPK Cahya Harefa, Ketua DPRD Sulut dr. Andi Silangen, serta Koordinator dan Supervisi KPK Wilayah IV, Eddy Suryanto. Dalam sambutan yang dibacakan Wagub Victor Mailangkay, Gubernur Sulut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan KPK.

Kehadiran KPK menjadi energi positif, penanda kuat sinergi pemerintah daerah. Ini tindakan kolektif untuk kebaikan dan kemajuan bersama,” ujar Victor Mailangkay mewakili Gubernur. Ia menegaskan bahwa rakor ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momen strategis untuk meninjau, memperkuat, dan mengkalibrasi seluruh sistem pencegahan korupsi di lingkungan Pemda Sulut.

Baca Juga : Prabowo Turun Tangan: Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Cs Akhirnya Direhabilitasi Resmi

Rakor dan Supervisi Pencegahan
Rakor dan Supervisi Pencegahan

Dalam sambutan yang dibacakan Wagub Victor Mailangkay, Gubernur Sulut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan KPK. “Kita hadir bukan hanya karena kewajiban, tetapi untuk menegaskan bahwa integritas adalah napas dari tata kelola pemerintahan yang bersih,” tegas Victor. Lebih lanjut, Victor menekankan bahwa pencegahan dan pemberantasan KKN merupakan prioritas pembangunan yang harus menjadi fondasi utama dalam memastikan pemerataan hasil pembangunan bagi seluruh masyarakat.

Tanpa fondasi integritas, setiap program akan rapuh dan mudah runtuh. Korupsi adalah musuh senyap yang merenggut hak rakyat miskin dan memperlambat pertumbuhan bangsa,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo menyambut baik pelaksanaan rakor ini dan menyebutnya sebagai momen yang membahagiakan. Kegiatan ini menjadi momentum penting yang menegaskan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah dan lembaga antirasuah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Ini momen berbahagia, karena di sini kita mendorong pendidikan dan pencegahan. Keberhasilan pemberantasan korupsi tidak bisa dilepaskan dari keberhasilan pendidikan dan pencegahan,” tandas Ibnu. Ia menegaskan kembali komitmen KPK bersama seluruh elemen masyarakat untuk terus menurunkan tingkat korupsi melalui kolaborasi yang konsisten dan berkesinambungan.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.