Manado – Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli Targetkan RSUD Naik Tipe C di Tahun 2025. Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli melakukan peninjauan di RSUD Mitra Sehat, Kamis 6 November 2025.
Peninjauan ini sebagai persiapan peningkatan status rumah sakit dari Tipe D ke Tipe C, yang akan didukung oleh Pemerintah Pusat. Kandoli mengatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan seluruh persyaratan, termasuk pematangan lahan dan akses jalan sebagai langkah strategis untuk mendukung transformasi fasilitas kesehatan ini. “Kami harus menyiapkan seluruh persyaratan, oleh karena itu saya memprioritaskan alokasi dana agar peningkatan status RSUD Mitra Sehat dari Tipe D menjadi Tipe C akan terwujud,” ujarnya.
“Hal ini demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Mitra,” tegas dia. Peningkatan tipe RSUD Mitra Sehat diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan modern. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi bepergian jauh ke luar daerah untuk mendapatkan layanan medis berkualitas. “Demi Masyarakat Mitra, saya akan memberikan yang terbaik sesuai janji saya. Saya berkomitmen untuk mengutamakan kepentingan rakyat yang paling utama,” ucapnya.
Selain memperkuat pelayanan publik, peningkatan status RSUD Mitra Sehat pastinya akan berdampak positif terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dan pembangunan sektor kesehatan di Mitra. Meski dihadapkan pada tantangan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat, Pemkab Mitra tetap berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh masyarakat. “Keterbatasan anggaran bukan halangan untuk membangun Mitra,” tegasnya. “Saya sudah perintahkan agar SKPD lainnya tetap fokus melakukan lobi-lobi ke pusat untuk membangun Mitra,” tandasnya.
Baca Juga : Pelaku Penganiayaan di Area Tambang Ratatotok Mitra Tembak Korban Empat Kali Gunakan Senapan Angin

Tentang Mitra
Kabupaten Minahasa Tenggara adalah bagian dari Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), jumlah penduduk Kabupaten Minahasa Tenggara pada tahun 2024 mencapai 121,55 ribu jiwa
Secara umum, kualitas SDM di Minahasa Tenggara terus diupayakan peningkatannya, yang tercermin dari data statistik pendidikan dan ketenagakerjaan:
Pendidikan: Pada akhir 2024, sekitar 6,08 persen penduduk di Minahasa Tenggara telah menamatkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Angka Harapan Hidup (AHH) dan Harapan Lama Sekolah (HLS) menunjukkan tren positif, dengan AHH mencapai 70,15 pada tahun 2020 dan HLS mencapai 12,27 pada tahun yang sama.
Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah di berbagai sektor, terutama:
Pertanian dan Perkebunan: Sektor ini merupakan salah satu potensi utama dengan hasil komoditas seperti kelapa, cengkeh, dan coklat.
Kehutanan: Wilayah ini memiliki kawasan hutan hijau, hasil hutan yang melimpah dan juga terdapat Kebun Raya di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Perairan/Kelautan: Potensi perikanan dan kelautan juga signifikan.
Pertambangan: Wilayah Minahasa Tenggara dikenal memiliki potensi pertambangan emas yang besar. Pertambangan di sini sangat terkenal di seantero Sulawesi Utara.
Ibu Kota Kabupaten Minahasa Tenggara adalah Ratahan. Jarak dari Ratahan ke Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara adalah 64,7 kilometer. Estimasi waktu tempuh dengan kendaraan bermotor lewat jalur darat adalah sekitar 1 jam 49 menit.





