,

Bedah Buku Nilai-nilai Kebajikan Jemaah LDII Digelar di Manado

oleh -1548 Dilihat

Wawasan Manado  — Kegiatan bedah buku berjudul “Nilai-nilai Kebajikan dan Jemaah LDII: Dari Amal Saleh Hingga Kemandirian” karya Dr. Ahmad Ali digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara, dan dihadiri sejumlah tokoh agama Islam, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan, baru-baru ini.

Bedah Buku “Nilai-Nilai Kebajikan Dalam Jamaah LDII” Perluas Pemahaman Masyarakat Tentang Praktik Kebajikan Dalam LDII - Pilardaerah.com
Bedah Buku Nilai-nilai Kebajikan Jemaah LDII Digelar di Manado

Kegiatan ini menjadi forum intelektual untuk membedah nilai-nilai kebajikan yang berkembang di lingkungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), mulai dari penguatan amal saleh, pembinaan akhlak, hingga pengembangan kemandirian umat di berbagai bidang kehidupan.

Menggali Nilai Kebajikan dan Kemandirian

Dalam pemaparannya, penulis buku Dr. Ahmad Ali menjelaskan bahwa karya tersebut susun sebagai bentuk dokumentasi ilmiah. Sekaligus refleksi terhadap peran LDII dalam membangun karakter umat melalui pendekatan nilai-nilai kebajikan.

“Buku ini bukan sekadar catatan organisasi, tetapi upaya untuk merangkum praktik-praktik baik yang selama ini jemaah LDII jalankan dalam membentuk pribadi yang berakhlak, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmad Ali.

Baca  Juga : Populer: Bea Cukai Mau Dibekukan; RI Disinggung Gagal Ciptakan Lapangan Kerja

Ia menambahkan, nilai amal saleh, kedisiplinan, kerja keras, serta semangat kebersamaan menjadi fondasi utama dalam membangun kemandirian umat yang berkelanjutan.

Apresiasi Tokoh Agama

Sejumlah tokoh agama Islam di Sulawesi Utara yang hadir memberikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut. Mereka menilai buku ini memberikan perspektif positif tentang peran organisasi keagamaan dalam memperkuat karakter umat dan menjaga harmoni sosial.

Salah satu tokoh agama Sulut menyampaikan bahwa keberadaan buku ini dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan pembinaan umat berbasis nilai.

“Nilai-nilai kebajikan seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kemandirian sangat relevan dengan tantangan umat hari ini. Buku ini memberi gambaran bagaimana nilai itu bisa menerapkannya secara nyata,” ujarnya.

Perkuat Literasi Keagamaan

Kegiatan bedah buku ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan literasi keagamaan di Sulawesi Utara. Diskusi yang berlangsung interaktif menghadirkan beragam pandangan dari peserta terkait peran organisasi keagamaan dalam menjaga ukhuwah dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

Selain membahas isi buku, forum ini menyoroti dan mengapresiasi kontribusi LDII dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat sebagai wujud nyata nilai-nilai kebajikan yang LDII usung.

Dorong Dialog dan Kolaborasi

Melalui kegiatan ini, LDII berharap akan terbangun dialog yang lebih luas antar elemen umat Islam. Serta terjalin kolaborasi yang konstruktif dalam membangun masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.

Bedah buku ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran literasi sebagai sarana dakwah. Serta pembinaan umat di era modern, khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.