, ,

Kejutan Manis LP3KD Sulut di Penutupan Pesparani 2025: Semua Kontingen Dapat Keyboard

oleh -661 Dilihat

Manado – Kejutan Manis LP3KD Sulut di Penutupan Pesparani 2025: Semua Kontingen Dapat Keyboard. Penutupan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Jumat (21/11), tidak hanya menyisakan cerita tentang kompetisi.

Malam itu berubah menjadi momen penuh kejutan ketika Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Sulawesi Utara mengumumkan apresiasi istimewa, yaitu satu unit keyboard untuk setiap kontingen kabupaten/kota.

Langkah ini bukan sekadar bagi-bagi hadiah, melainkan strategi konkret LP3KD Sulut dan Panitia Pelaksana untuk menjamin keberlanjutan pembinaan musik liturgi di seluruh pelosok Bumi Nyiur Melambai. Ketua Umum LP3KD Sulawesi Utara, Wenny Lumentut, menegaskan bahwa pemberian alat musik ini adalah wujud cinta dan investasi jangka panjang.

Ia tidak ingin semangat peserta luntur begitu kompetisi usai. “Kami ingin setiap daerah semakin unggul dalam pelayanan musik liturgi. Gunakanlah alat musik ini untuk pembinaan berkelanjutan. Pesparani bukan sekadar event sesaat, tetapi sebuah gerakan untuk memuliakan Tuhan,” ujar Wenny.

Di balik apresiasi ini, tersimpan misi besar.

Wenny mengingatkan bahwa Sulawesi Utara telah didaulat menjadi tuan rumah Pesparani Nasional IV pada tahun 2027 mendatang. Fasilitas keyboard ini diharapkan dorongan bagi setiap daerah untuk mematangkan persiapan. “Sulawesi Utara harus tampil terbaik, bukan hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga sukses sebagai peserta. Persiapan harus dimulai dari sekarang,” tegasnya.

Baca Juga : Simak! Berikut Tips Rawat Aki Motor agar Selalu Siap Sedia Diajak Jalan

Kejutan Manis LP3KD Sulut
Kejutan Manis LP3KD Sulut

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Harian Panitia Pesparani I Sulut, Janny Kopalit. Menurutnya, gereja membutuhkan regenerasi talenta yang berkesinambungan. Pemberian fasilitas ini diharapkan memicu semangat latihan di tingkat paroki hingga kabupaten. “Kami berterima kasih atas kerja keras semua kontingen. Gereja membutuhkan talenta baru. Agar pembinaan tidak berhenti di sini, hadiah keyboard ini akan kami serahkan secara resmi saat Konser Natal bersama LP3KD bulan Desember nanti,” jelas Janny.

Ia menekankan bahwa Pesparani 2025 ini menjadi fondasi penting menuju ajang nasional. “Sulawesi Utara sudah menanti tantangan besar di tahun 2027. Karena itu, mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk membangun kualitas terbaik, baik di paduan suara, tutur Kitab Suci, musik liturgi, maupun seluruh mata lomba lainnya,” tambahnya.

Antusiasme Peserta
Pengumuman tersebut disambut antusias oleh seluruh ketua LP3KD kabupaten/kota yang hadir. Mereka menyampaikan terima kasih dan komitmen untuk memanfaatkan hadiah tersebut sebagai sarana pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda Katolik.

Dengan apresiasi yang besar dan visi yang jelas, LP3KD Sulawesi Utara optimistis bahwa pembinaan yang dimulai dari tingkat daerah akan menghasilkan peningkatan kualitas signifikan pada Pesparani Nasional IV tahun 2027, di mana Sulawesi Utara akan tampil sebagai tuan rumah sekaligus peserta kebanggaan.

Pesparani I Katolik Provinsi Sulawesi Utara 2025 pun resmi ditutup dengan penuh syukur, meninggalkan pesan kuat bahwa seni, liturgi, dan persaudaraan umat Katolik terus hidup dan bertumbuh melalui pelayanan musik yang semakin berkualitas di seluruh wilayah Bumi Nyiur Melambai. Dengan berakhirnya Pesparani I ini, LP3KD Sulawesi Utara optimistis visi menuju 2027 akan tercapai.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.